Postingan

Perangkat Jaringan

Gambar
Oleh : Zainul Arifin Menurut Hemi, Perangkat jaringan adalah komponen-komponen hardware beserta software untuk membangun sebuah jaringan komputer. 1. SERVER Server merupakan sebuah sistem komputer yang menyediakan layanan tertentu pada sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan spesifikasi prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan. 2. Komputer Client Kata computer pada awalnya dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. 3. Router Router adalah sebuah perangkat keras yang digunakan untuk menghubungkan lebih dari satu jaringan. Jaringan yang dihubungkan bisa memiliki teknologi yang sama maupun berbeda. 4. Modem Modem merupakan singkatan dari dua buah  kata yaitu demodulator dan modulator. Modulator berfungsi untuk mengubah sinyal...

Media Implementasi Jaringan

Gambar
Oleh : Zainul Arifin A. Kabel Menurut MACHIROTUL MUDRICKA ZAIN, media Implementasi Jaringan merupakan media yang membahas tentang media tentang macam - macam yang biasa untuk membangun jaringan komputer yang terutama pada media kabel. Kabel Twisted Pair (Shielded Twisted Pair & Unshielded Twisted Pair) Kabel STP (Shielded Twisted Pair) Sumber : https://bagusleopart07.files.wordpress.com/2015/08/d160a-stp4-c6-solid-ind.jpg Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)  Sumber : https://bagusleopart07.files.wordpress.com/2015/08/6e2b2-kabel-utp-by-kharisgun-worpress-com.jpg Kabel Twisted Pair adalah kabel yang di bagi menjadi 2 macam yaitu Shielded dan Unshielded yang tidak mempunyai selubung pembungkus. Kabel ini terdiri dari 2 atau 4 bahkan lebih pasangan kabel, kabel ini merupakan kabel yang di twist satu sama lain yang bertujuan untuk mengurangi interferensi listrik, kabel ini bisa melewati 10-100 Mbps, twisted pair ini hanya menangani satu Channel data, biasanya koneksi ini memakai RJ...

IPv4 Subnetting VLSM (Variable-Lenght Subnet Masking) Method

Oleh : Zainul Arifin Menurut fathurhoho, VLSM atau variable length subnet mask adalah jenis perhitungan subnetting dimana panjang subnet mask yang kita berikan akan disesuikan dengan banyaknya jumlah host di setiap subnet tersebut. Ada 2 teknik perhitungan Subnetting :  FLSM: fixed length subnet mask. Satu network, kita pecah-pecah menjadi beberapa network (subnet) dimana setiap lebar subnet yang satu sama dengan lebar subnet yang lainnya. VLSM: variable length subnet mask. Kebalikannya, sebuah network yang kita subnet, menghasilkan subnet-subnet yang berbeda panjang subnet masknya antara subnet satu dengan yang lain. Menurut Aji, Administrasi pengalamatan IP jaringan khususnya IP versi 4 kurang menggunakan alamat IP karna terbatas. Melalui penggunaan jaringan layanan jaringan berdasarkan pengalamatan TCP/IP, namun itu tidak dapat digunakan metode VLSM (Variable Lenght Subnet Masking) dari pengalamatan Subnetting melalui jaringan area publik untuk membagi pengalamatan IP pribadi i...

IPv4 Subnetting CIDR (Classless Inter - Domain Routing) Method

Gambar
Oleh : Zainul Arifin Menurut :   CIDR singkatan dari Classless Inter-Domain Routing, adalah skema pengalaman IP yang meningkatkan alokasi alamat IP. Ini menggantikan sistem lama berdasarkan kelas A, B, dan C. Skema ini juga sangat membantu memperpanjang umur IPv4  serta memperlambat pertumbuhan tabel perutean.  Metode lama pengalaman IP datang dengan inefisiensi yang menghabiskan ketersediaan ketersediaan alamat IPv4 l lebih cepat dari yang seharusnya. Sistem perutean berkelas termasuk kelas A, B, dan C :  Kelas A - Lebih dari 16 juta pengidentifikasi host Kelas B - 656.535 pengidentifikasi host Kelas C - 254 pengidentifikasi host Alamat IP CIDR terdiri dari 2 set angka. Alamat jaringan di tulis sebagai awalan, seperti anda akan melihat IP biasa (misalnya 192.255.255.255). Bagian kedua adalah sufiks  yang menunjukkan beberapa banyak bit di seluruh alamat (misalnya  /12). Jika digabungkan, alamat IP CIDR akan terlihat seperti berikut :  192.255.255...

Header Format sesuai 791

Gambar
Oleh : Zainul Arifin Menurut Ahkmad kun, Header Length adalah field 4-bit yang menunjukkan panjang header suatu paket IP dalam bentuk 32-bit words. Panjang minimum IP header adalah 20 octet dan bisa meningkat sampai maksimum 60 octet. Type of Service (TOS) adalah field sebesar 8-bit yang dapat digunakan untuk menentukan servis spesial yang ditangani oleh paket. Menurut Internet Protocol version 4 ( IPv4 ) adalah versi keempat dari Internet Protocol (IP). Ini adalah salah satu protokol inti dari metode internetworking berbasis standar di Internet dan jaringan packet-switched lainnya. IPv4 adalah versi pertama yang digunakan untuk produksi pada SATNET pada tahun 1982 dan pada ARPANET pada bulan Januari 1983.  Lapisan IP awalnya dipisahkan di v3 dari TCP untuk perbaikan desain, dan distabilkan dalam versi 4. IPv4 dijelaskan dalam publikasi IETF RFC 791 (September 1981), menggantikan definisi sebelumnya ( RFC 760, Januari 1980). Sumber : https://erg.abdn.ac.uk/users/gorry/course/image...

IPv4 Private Address sesuai RFC 1918

Oleh : Zainul Arifin Menurut Arin,  Menurut standar yang ditetapkan dalam dokumen Internet Engineering Task Force (IETF) RFC-1918, rentang  alamat IPv4 berikut dicadangkan oleh IANA untuk internet pribadi, dan  tidak dapat  dirutekan secara publik di internet global: 10.0.0.0/8 Alamat IP : 10.0.0.0 - 10.255.255.255 172.16.0.0/12 Alamat IP : 172.16.0.0 - 172.31.255.255 192.168.0.0 Alamat IP : 192.168.0.0 - 192.168.255.255 Menurut Arianto, dalam penggunaan IP private tidak perlu di daftarkan/registrasi ke pihak otoritas sebelum digunakan karna pengguna IP Private telah diatur, dialokasikan dan distandarkan oleh IANA (Lembaga yang mengatur penggunaan dan pengalokasian IP di planet bumi) dalam terbitan RFC 1918. Alokasi IP v4 private sesuai standar internasional ketika Internet Engineering Task Force (IETF) telah menunjuk Internet Assigned Numbers Authority (IANA) untuk mengalokasikan IPv4 untuk jaringan private , yang diterbitkan dalam RFC 1918 dibagi menjadi 3 kela...

IPV4 RESERVED ADDRESS SESUAI RFC 5737

Oleh : Zainul Arifin Menurut Arkko, Dokumen ini menjelaskan tiga blok alamat IPv4 yang disediakan untuk digunakan dalam dokumentasi. Penggunaan rentang alamat yang ditentukan untuk dokumentasi  dan contoh mengurangi kemungkinan konflik dan kebingungan  yang timbul dari penggunaan alamat yang diberikan untuk beberapa lainnya tujuan . Blok 192.0.2.0/24 (TEST-NET-1), 198.51.100.0/24 (TEST-NET-2), dan  203.0.113.0/24 (TEST-NET-3) disediakan untuk digunakan di  dokumentasi. Menurut Cotton, Alamat dalam blok TEST-NET-1, TEST-NET-2, dan TEST-NET-3  SEHARUSNYA TIDAK muncul di Internet publik dan digunakan tanpa apapun koordinasi  dengan IANA atau registri Internet [RFC2050]. Jaringan  operator HARUS menambahkan blok alamat ini ke daftar non- ruang alamat yang dapat dirutekan, dan jika filter paket diterapkan, maka  blok alamat ini HARUS ditambahkan ke filter paket. Blok 192.0.2.0/24 (TEST-NET-1), 198.51.100.0/24 (TEST-NET-2),  dan 203.0.113.0/24...