IPv4 Subnetting VLSM (Variable-Lenght Subnet Masking) Method
Oleh : Zainul Arifin
Menurut fathurhoho, VLSM atau variable length subnet mask adalah jenis perhitungan subnetting dimana panjang subnet mask yang kita berikan akan disesuikan dengan banyaknya jumlah host di setiap subnet tersebut. Ada 2 teknik perhitungan Subnetting :
- FLSM: fixed length subnet mask. Satu network, kita pecah-pecah menjadi beberapa network (subnet) dimana setiap lebar subnet yang satu sama dengan lebar subnet yang lainnya.
- VLSM: variable length subnet mask. Kebalikannya, sebuah network yang kita subnet, menghasilkan subnet-subnet yang berbeda panjang subnet masknya antara subnet satu dengan yang lain.
Menurut Aji, Administrasi pengalamatan IP jaringan khususnya IP versi 4 kurang menggunakan alamat IP karna terbatas. Melalui penggunaan jaringan layanan jaringan berdasarkan pengalamatan TCP/IP, namun itu tidak dapat digunakan metode VLSM (Variable Lenght Subnet Masking) dari pengalamatan Subnetting melalui jaringan area publik untuk membagi pengalamatan IP pribadi itu disebut sebagai sub jaringan ID atau Area Lokal Jaringan (IP Pribadi). Oleh karena itu membagi telah memilih menghitung pengalamatan IP metode VLSM digunakan oleh simulator menghitung Subnetting alamat IP.
Dari kedua pendapat tersebut VLSM adalah singkatan dari Variable Length Subnet Mask dimana desain subnet menggunakan lebih dari satu mask dalam jaringan yang sama yang berarti lebih dari satu mask digunakan untuk subnet berbeda dari satu kelas A, B, C atau jaringan. Dalam VLSM, subnet menggunakan ukuran blok berdasarkan kebutuhan sehingga subnetting diperlukan beberapa kali. Misalkan ada seorang administrator yang memiliki empat departemen untuk dikelola.
Contoh soal Subnetting dengan VLSM :
1. Diketahui Network 128.25.0.0/21
Tentukan alokasi subnetwork masing - masing ?
- Network A terdiri dari 31 PC
- Network B terdiri dari 255 PC
- Network C terdiri dari 100 PC
- Network D terdiri dari 525 PC
- Network E terdiri dari 10 PC
PENYELESAIAN :
Urutkan kebutuhan PC dari yang terbesar ke yang terkecil, menjadi :
- Network D terdiri dari 525 PC
- Network B terdiri dari 255 PC
- Network C terdiri dari 100 PC
- Network A terdiri dari 31 PC
- Network E terdiri dari 10 PC
Network D 525 PC=/22
255.255.255.255 - 255.255.252. = 0.0.3.255
ip broadcast
128.25. 0. 0 + 0.0.3.255 = 128.25.3.255
IP network=128.25.0.0/22
IP pertama=128.25.0.1
IP terakhir=128.25.3.254
IP broadcast=128.25.3.255
Netmask =255.255.252.0
Network B 255 PC=/23
255.255.255.255 - 255.255.254.0 = 0.0.1.255
ip broadcast
128.25.4.0 + 0.0.1.255 = 128.25.5.255
IP network=128.25.4.0/23
IP pertama=128.25.4.1
IP terakhir=128.25.5.254
IP broadcast=128.25.5.255
Netmask =255.255.254.0
Network C 100 PC =/25
255.255.255.255 - 255.255.255.128 = 0.0.0.127
ip broadcast
128.25.6.0 + 0.0.0.127 = 128.25.6.127
IP network=128.25.6.0/25
IP pertama=128.25.6.1
IP terakhir=128.25.6.126
IP broadcast=128.25.6.127
Netmask =255.255.255.128
Network A 31 PC =/26
255.255.255.255 - 255.255.255.192 = 0.0.0.63
ip broadcast
128.25.6.128 + 0.0.0.63 = 128.25.6.191
IP network=128.25.6.128/26
IP pertama=128.25.6.129
IP terakhir=128.25.6.190
IP broadcast=128.25.6.191
Netmask =255.255.255.192
Network E 10 PC =/28
255.255.255.255 - 255.255.255.240 = 0.0.0.15
Ip broadcast
128.25.6.192 + 0.0.0.15 = 128.25.6.207
IP network=128.25.6.192/28
IP pertama=128.25.6.193
IP terakhir=128.25.6.206
IP broadcast=128.25.6.207
Netmask =255.255.255.240
Daftar Pustaka
Fathurhoho. 2020. VLSM atau Variable Length Subnet Mask. https://ngonfig.net/vlsm.html diakses pada 8 Maret 2021 pukul 09:55
Aji. 2013. GUNAKAN VLSM (VARIABLE LENGTH LENGTH SUBNET MASKING) SIMULATOR BERBASIS ANDROID UNTUK JARINGAN DUKUNGAN ADMINISTRATIF. https://ejournals.itda.ac.id/index.php/compiler/article/view/30 diakses pada 8 Maret 2021 pukul 09:57
Komentar
Posting Komentar